Kemarin, selesai ngeles Ade (cewek, 3 SMP), Ibunya sempat cerita-cerita. Ada satu cerita yang masih terngiang di telinga saya sampai saat ini. Sore itu, Ibunya cerita kalau Ade sempat protes karena dia tidak diperbolehkan main. Sang ibu pun menjawab, “Kamu disuruh belajar aja nilainya masih kurang terus kok, apalagi kalau dibolehin main & nggak belajar”. Saya mengiyakan dalam hati. Memang benar apa yang dikatakan Ibunya, mengingat nilai-nilainya yang masih dirasa kurang.
Ade juga sempat protes karena sampai sekarang belum dibelikan sepeda motor, sehingga dia sering di olok-olok teman-temannya. Ibunya menjawab lagi dengan cukup bijak,”Mau secantik apapun kamu, mau sekeren apapun motor yang kamu bawa, hal pertama yang akan dilihat sama cowok yang mau serius berhubungan sama kamu itu adalah OTAKnya. Begitu juga sebaliknya.Jadi, belajar yang benar dulu”.
Ya, saya menyetujui nasehat Ibu itu dalam hati, sambil tersenyum.Bukannya apa-apa. Saya sering sekali mendapat adik les yang secara fisik cantik banget. Bahkan kalau saya jadi cowok, pasti saya akan naksir. Tapi perasaan kagum itu langsung pudar ketika dia tidak bisa menguasai materi yang cukup mudah. Jadi, buat adik-adik semua, ayo belajar yang rajin. Menurut pengalaman saya, kesuksesan kita kelak, berasal dari apa yang kita bangun sekarang. :)